What's Information Literacy?
Di era Abad 21 saat ini perpustakaan dituntut untuk mampu menyediakan berbagai informasi mengenai perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang ada di seluruh bumi dari zaman ke zaman. Bisa dibayangkan jika semua koleksi perpustakaan berupa "hardcopy" maka setiap pengelola dihadapkan pada dilema pilihan perluasan gedung perpustakaan atau pemusnahan koleksi. Beruntung era digital telah datang dengan kemajuan teknologi saat ini dokumen-dokumen yang tercetak (hardcopy) dapat dikonversi menjadi document digital (softcopy) demikian juga sebaliknya. Era digitalisasi perpustakaan menuju konsep e-library yang seutuhnya sedang dibangun dan dikembangkan oleh para pengelola perpustakaan di seluruh belahan dunia. Dengan konsep ini perwujudan perpustakaan yang serba digital, dengan ciri efisien tempat, kaya informasi dan koleksi serta menembus batasan ruang dan waktu dimana dapat diakses oleh siapapun dari manapun dan kapanpun dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.Perpustakaan umumnya dijadikan sebagai salah satu pusat sumber belajar untuk memperoleh berbagai informasi dan perkembangan ipteks. Dalam salah satu pilar pendidikan dinyatakan bahwa proses pembelajaran harus mampu mengajarkan kepada peserta didik "Learning How To Learn" (belajar bagaimana cara untuk belajar). Menurut Sulipan (2006) belajar bagaimana cara untuk belajar yaitu mengajarkan cara belajar yang mengarahkan dan mendorong peserta didik untuk mengembangkan dan memperluas materi secara mandiri melalui diskusi, observasi, studi literatur dan studi dokumentasi (metode inquiry) dan cara belajar yang dapat menumbuhkan dan memupuk motivasi internal peserta didik untuk belajar lebih jauh dan lebih dalam. Dengan konsep tersebut maka peserta didik akan menjadi aktif belajar untuk menggali dan mencari informasi dari berbagai sumber termasuk salah satunya di perpustakaan. Oleh karena itu pembekalan "literasi informasi" yaitu kemampuan menggali dan menemukan informasi serta mengolah informasi untuk kemudian digunakan dalam pengambilan keputusan/kesimpulan menjadi sangat penting bagi peserta didik
Keberinformasian/literasi informasi adalah mengetahui kapan dan mengapa membutuhkan informasi, dimana menemukan informasi itu, dan bagaimana mengevaluasinya, menggunakan dan mengkomunikasikannya secara etis.literasi informasi akan dapat dilakukan dengan mudah jika seseorang memiliki keterampilan-keterampilan khusus yang antara lain adalah:
1.mengenal kebutuhan informasi;
2.mengetahui cara menguasai gap informasi;
3.membangun strategi pencarian informasi;
4.menemukan dan mengakses informasi;
5.membandingkan dan mengevaluasi informasi;
6.mengorganisasikan, mengaplikasi, dan mengkomunikasikan informasi;
7.mensintesis dan menciptakan informasi.
bersambung..............

Visitors
Hits
Month
Statistik
Isi Shoutbox
Home
Contact Us
About Us
RSS Feed